Sesuatu Untukmu - Part 4

Cerpen

Part 4

Sesuatu Untukmu
 
Oleh : xiu Ong 


Akhirnya hari itu kami habiskan untuk cerita dan jalan-jalan ketempat-tempat yang belum aku tahu. Termasuk berkenalan dengan model-model dan sebagainya. Andrew mengajakku ketempat teman-temannya yang tinggal di daerah pantai. Sebagian dari mereka hidup sebagai nelayan.
Aku tidak menyangka seorang pria flamboyan dan populer sangat menyukai tempat-tempat yang menggugah hati. Dan semua penduduk desa tersebut sangat menyayangi Andrew, aku beruntung di pertemukan dengan Andrew. Aku bahagia, mengikuti petualangannya, berlayar, memancing, mendaki tebing atau berpose di kamera. semuanya sangat menyenangkan terlebih ketika berburu durian. Semuanya memberikan inspirasi tersendiri bagiku, untuk menilai seseorang, kehidupan, kepopuleran, materi dan arti persahabatan. Sempurna dimataku.
Sudah sebulan Andrew keluar kota untuk tur Cattwalk, aku tenggelam bersama pekerjaanku sebagai dosen muda, untuk kelas bahasa Mandarin. Ditengah-tengah kesibukanku yang padat dan melelahkan, Val menemuiku di kampus. Ia memberitahuku ketika jam mengajarku selesai. Ia sudah 7 jam menungguku, aku terbengong-bengong mendengar pengakuannya. Aku membawanya ke kafe kampus, aku khawatir ada hal penting yang ingin Ia sampaikan tentang Andrew. Kebetulan aku belum makan, aku memesan nasi goreng kambing pedas dan air jeruk panas. Dan Val memesan jus tomat tanpa gula.
Kami duduk berhadapan, aku agak rikuh melihatnya yang tampak gugup namun tegas. Aku memperhatikannya lebih seksama kali ini, karena dia begitu dekat.
“ Ada apa Val, menungguku selama itu, ada yang penting? “ tanyaku. Val membenarkan letak duduknya, yang sebenarnya sudah benar.
“ Aku... “ Ia melihat sekitar kampus yang sudah lenggang, mahasiswa-mahasiswa yang hanya beberapa saja, untuk apa Ia memperhatikan itu.
“ Val. “ panggilku pelan. Ia tersentak kaget.
“ Oh iya, mau, aku ... “ pesanan datang dan kalimat Val terhenti.
“ Makasih ya mas, “ ucapku ramah, kemudian melanjutkan,
“ Kamu kenapa Val? “ ujarku penasaran dan menyendokkan nasi goreng kemulutku.
“ Aku, aku suka kamu Oci. “ seketika aku tersedak dan ribut mencari minum, Val juga ikut cemas melihatku yang kacau.
Wajah Val tak berubah, Ia tetap ditempatnya. Menungguku yang masih terbatuk-batuk. Aku mengerjapkan mataku, menghapus air mata yang tiba-tiba keluar. Val memberikan sapu tangannya padaku, aku menggeleng pelan dan menatap pria muda yang selisih 3 tahun dibawahku ini.
“ That’s impossible, non sens “ ucapku lirih. Ia menarik jemariku, aku menariknya kembali. Tapi Ia menahannya, menggenggamnya lebih erat.

- bersambung part 5


Pengarang ; Xiu Ong 
FB.               : Xiu Ong 
Instagram : Xiu Ong 
Chanel youtube : Xiu Ong

Comments