Sesuatu Untukmu - Part 1


Cerpen

Part 1

Sesuatu Untukmu
 
Oleh : xiu Ong 


“ Huh... “ desah Farel kesal. Ia melempar  tasnya ke kasur yang aku tiduri, tepat barang itu mengenai wajahku. Aku bangkit, menengadah dan melihat padanya kesal.
“ Lo tau kan gue lagi tidur? “ ujarku murka. Wajah oriental itu tidak menampakkan perasaan bersalah. Ia malah menghempaskan tubuhnya tepat disisiku. Memijat-mijat kepalanya dengan mata kosong menerawang. Amarahku mereda, sikap Farel yang seperti ini selalu membuatku lebih lunak menghadapinya. Meski terlalu sering Ia tidak memperhatikan perasaan orang lain, akibat sifat manjanya itu.
“ ngapa lagi sih, bete banget tuh muka? “ tanyaku datar. Sudah terlalu biasa menghadapi keadaan seperti ini.
Farel melihatku dengan ekor matanya, membalikkan tubuhnya dan membenamkan wajahnya dibantal. Aku berharap Ia tidur, dengan begitu aku bisa tenang dan kembali melanjutkan rajutan mimpiku yang terpotong.
Samar-samar terdengar sesenggukan yang Farel sembunyikan. Aku bisa mendengarnya, jarak kami hanya beberapa cm. Tidak mungkin hatiku tidak tergugah mendengar tangisannya. Aku menarik nafas lelah dan berat, apalagi kali ini.
Aku membelai rambut panjang lurus dan indah milik Farel, aku tahu Ia merawatnya dengan sangat baik. Hingga hasilnya pun tak jauh dari iklan-iklan shampoo di TV.
“ Dev? “ tanyaku singkat, Farel menggeleng. Pria keturunan Pakistan itu adalah pacar Farel sejak awal masuk kuliah, sampai sekarang mereka sudah putus nyambung melebihi usia mereka sendiri. Biasanya Farel akan memulai ceritanya dengan menghapus air matanya dan menarik nafas buru-buru karena sesak. Baru Ia akan mulai menyebut nama “Dev” dengan logat orientalis yang dipadu Inggris dan Indonesia. Saat ini pun aku menunggu saat yang sama sebagai pendengar yang baik dan penasehat yang bijak sekaligus kejam tanpa ampun.
Berkali-kali aku katakan pada gadis oriental ini untuk mengakhiri hubungan cintanya bila memang merasa sudah tidak mungkin dipertahankan. Bukan lantaran mereka tidak saling mencintai lagi, namun karena persoalan perbedaan keyakinan yang membentengi mereka. Dev, pria keturunan Pakistan yang sangat taat dan kuat dengan agamanya. Orang tuanya pun berharap Ia menjalin hubungan dengan gadis yang seagama, agar tidak jadi masalah di kemudian hari. Farel, gadis keturunan Thiongko + Inggris + Indonesia yang juga taat dengan peraturan-peraturan agamanya sebagai seorang Khatolik.
Lalu, kenapa mereka harus saling mencintai bila akhirnya selalu merasa kecewa, sakit dan menderita dengan keadaan yang mereka sendiri tak mampu merubahnya.
Pergeseran otakku yang labil di sambut oleh perasaanku yang rapuh. Memoryku berputar mengingat peristiwa lalu yang pernah menguliti perasaanku. Rangkaian

- bersambung part 2


Pengarang ; Xiu Ong 
FB.               : Xiu Ong 
Instagram : Xiu Ong 
Chanel youtube : Xiu Ong

Comments